Donor Sperma Dibayar dan Dibantu Suster Cantik, Mau?

Donor sperma sudah menjadi suatu bisnis tersendiri di negara China, dikarena sudah banyak masyarakat disana yang tidak menghasilkan benih yang kuat dalam sperma nya, jadilah bisnis donor sperma ini marak.

Di China ada 11 bank sperma dan banyak yang kekurangan donor, sehingga mereka melakukan berbagai cara agar orang mau mendonorkan spermanya.

Sebuah bank sperma yang berada di rumah sakit Jiangsu, bank sperma tersebut biasanya mendapat donor secara teratur dengan gratis, tapi kali ini memberikan imbalan untuk setiap sumbangan. Mereka menawarkan mahasiswa yang mau mendonorkan spermanya sebesar 5.000 yuan (Rp 9,25 juta).

Dengan syarat pendonor harus berusia antara 20 sampai 50 tahun dan memiliki gelar sarjana atau sedang menempuh pendidikan dan harus lulus dari pemeriksaan fisik. Para mahasiswa itu bakal mendapat uang saku sebesar 5.000 yuan pada waktu itu dengan menukarkan secangkir kecil DNA.

Bagaimana proses pengambilan sperma dari pendonor ? Pada bank sperma yang ada di rumah sakit Jiangsu sudah memperkenalkan mesin donor sperma. Mesin yang memiliki pipa khusus penyalur sperma di depannya juga dilengkapi dengan layar kecil yang akan digunakan untuk mempermainkan beberapa film yang akan memicu proses pendonoran. Untuk masalah ketinggian, kecepatan, frekuensi, gelombang dan temperatur pun bisa diatur sesuai keinginan para pendonor.

Namun di suatu bank sperma lain yang tidak disebutkan tempatnya di china, melakukan cara unik dalam mengambil sperma dari pendonor, mereka menyediakan suster cantik untuk membantu kelancaran proses donor sperma. Mengapa harus seperti ini? Hal ini dilakukan agar prosesnya bisa berlangsung cepat dan menjamin kesterilan serta kesegaran sperma yang didonorkan.





Masing-masing pria ini akan dilayani oleh satu orang suster yang siap untuk 'memproses' alat vital atau penis mereka agar bisa mengeluarkan sperma yang diharapkan dengan cara masturbasi atau onani di dalam ruangan secara berjejer dan terbuka dengan para pendonor dan suster lainnya.



Setelah sperma keluar, akan ada petugas atau suster yang akan melakukan tes kualitas sperma mereka, dan tentunya ini sudah bukan urusan para pria pendonor sperma lagi. Yang terpenting mereka datang, dilayani dan 'dibantu' hingga bisa mendonorkan sperma mereka.

Pendonor sperma juga tidak punya tanggung jawab sosial maupun finansial atas anak biologis yang nantinya akan diasuh keluarga lain. Meski begitu, si anak berhak menelusuri identitas ayah biologisnya jika kelak menghendakinya setelah mencapai usia 18 tahun.

Begitulah yang terjadi di China, karena mereka negara bersistem komunis maka yang namanya privasi adalah hal yang bernilai mahal. Mohon maaf apabila foto-foto di atas terkesan vulgar, namun sudah disamarkan dan disini tujuan saya bukan untuk membuat artikel vulgar atau porno namun hanya ingin berbagi informasi yang mungkin berguna buat Anda semua.

0 Response to "Donor Sperma Dibayar dan Dibantu Suster Cantik, Mau?"